Jumat, 04 September 2015

HOT NEWS Pak Polisi Tindih Istri Pelaut, Braakkkk..!


Pak Polisi Tindih Istri Pelaut, Braakkkk..!
ilustrasi
Thumbs down Pak Polisi Tindih Istri Pelaut, Braakkkk..!

POJOKSATU.id, MEDAN – Lampu ruang tamu dimatikan. TV yang tadinya masih menyala juga mendadak mati. Suara pintu kamar terbuka pun terdengar. Beberapa saat kemudian, suasana menjadi hening. Namun tak berapa lama, suara rintihan kecil terdengar dari dalam kamar Eka.

Warga Pasar III Lingkungan IV, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Sumut, yang sedari tadi melakukan pengintaian, mendekati sumber rintihan yang terdengar samar-samar.

Warga mengintip di lubang kecil jendela kamar Eka. Di dalam kamar istri perlaut itu, terlihat oknum polisi Bripka MD sedang menindih Eka. Keduanya tak lagi mengenakan pakaian.

Di saat mereka sedang berjuang mencapai puncak kenikmatan, tiba-tiba “Brakkkk..!!!”. Ya, warga yang emosi melihat adegan intim Pak polisi dengan istri pelaut itu mendobrak pintu.

BACA: Setiap Kali Suami Melaut, Pak Polisi Datang Menindih Eka

Bripka MD dan Eka berusaha menutupi tubuhnya dengan selimut karena tak sempat mengenakan pakaian. Warga kemudian meminta keduanya segera mengenakan pakaian.

Selanjutnya, Bripka MD dan Eka diarak warga ke Mapolsek Medan Labuhan. Keduanya hanya diperiksa dan diberi arahan, tapi tak ditahan.

“Bripka MD sudah diperiksa provos. Keduanya tidak kita tahan, karena suaminya yang harus membuat laporan. Kita tunggulah laporan suaminya yang masih melaut,” ujar Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Boy J Situmorang, Kamis (3/9/2015).

Tetangga Eka mengatakan, pasangan selingkuh itu sudah beberapa kali berhubungan intim. Setiap kali suami Eka pergi melaut untuk mencari nafkah, Bripka MD selalu datang bermalam dan baru pulang menjelang pagi.

“Setiap kali suaminya pergi melaut, pasti si lelakinya datang. Bahkan, menjelang subuh dia baru pulang dari rumah si Eka. Kami geram, si Eka itu pendatang tapi mengotori kampung kami. Katanya si polisi itu mantan pacarnya,” ujar tetangga Eka.

(one)
http://pojoksatu.id/wohoo/2015/09/04...laut-braakkkk/

Setiap Kali Suami Melaut, Pak Polisi Datang Menindih Eka

POJOKSATU.id, MEDAN – Eka nekat bermain gila dengan oknum polisi berinisal Bripda MD. Setiap kali suaminya melaut untuk mencari nafkah, Pak Polisi Bripa MD datang untuk menindih Eka hingga Subuh.

Namun, petulangan cinta warga Pasar III Lingkungan IV, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Sumut itu berakhir pada Kamis (3/9/2015) dinihari. Ia digerebek warga saat sedang indehoi dengan Bripa MD yang merupakan anggota Polsek Mandrehe, Nias.

“Setiap kali suaminya pergi melaut, pasti si lelakinya datang. Bahkan, menjelang subuh dia baru pulang dari rumah si Eka. Kami geram, si Eka itu pendatang tapi mengotori kampung kami. Katanya si polisi itu mantan pacarnya,” ujar tetangga Eka, Kamis (3/9/2015).

Bripda MD dan Eka diarak ke Mapolsek Medan Labuhan. Sayang, keduanya tak diproses polisi. Alasannya yang melaporkan kasus itu harus suami Eka yang seminggu lagi baru pulang melaut.

Penggerebekan pasangan mesum ini dilakukan warga. Keduanya diamankan warga saat sedang bugil dan saling tindih di ranjang. Oknum polisi dan wanita selingkuhannya itu tak berkutik karena tertangkap basah. Keduanya pun pasrah saat warga mengaraknya.

Sebelum penggerebekan dilakukan, warga setempat sudah sangat resah dengan kelakuan Bripka MD. Pasalnya, ia selalu menginap di rumah Eka, saat suaminya pergi melaut. Ini kerap dilakukan oknum polisi yang sebelumnya bertugas di Polres Pelabuhan Belawan ini.

Warga yang resah kemudian menyusun rencana saat Bripka MD malam itu masuk ke rumah Eka. Satu jam setelah oknum polisi itu masuk. Tiba-tiba lampu ruang tamu dipadamkan, TV juga dimatikan. Warga menduga pasangan mesum itu sedang berbuat ‘sesuatu’. Untuk memastikannya, warga kemudian mengintip dari balik jendela kamar.

Benar saja, saat itu pasangan selingkuh itu sudah saling tindih. Warga yang emosi lalu beramai-ramai mendobrak pintu rumah Eka, dan langsung menyerbu ke dalam kamar. Melihat puluhan warga masuk ke kamar, keduanya pun panik dan menutup tubuhnya dengan selimut karena tak sempat mengenakan pakaian.

Setelah diminta berpakaian, Bripka MD dan Eka lalu diarak warga ke Mapolsek Medan Labuhan. Keduanya hanya diperiksa dan diberi arahan, tapi tak ditahan.

“Bripka MD sudah diperiksa provos. Keduanya tidak kita tahan, karena suaminya yang harus membuat laporan. Kita tunggulah laporan suaminya yang masih melaut,” ujar Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Boy J Situmorang.

(sdf)
http://pojoksatu.id/wohoo/2015/09/03...-menindih-eka/  


Jumat, 04 September 2015 , 15:45:00
Kisah Istri Pelaut yang Ketagihan 'Pistol' Pak Polisi,

Spoiler for versi JPNN

WARGA sedang mengendap-endap saat lampu ruang tamu di rumah itu mendadak dimatikan. Televisi yang tadinya menyala juga ikut dimatikan. Suasana rumah itu pun menjadi hening. Warga yang terus bergerak maju mendekati rumah itu pun harus memperpelan langkahnya agar suara kaki tak terdengar si pemilik.

Tak lama kemudian munculah suara rintihan lirih dari dalam kamar rumah. Warga pun semakin tak sabar mendekat rumah yang diketahui milik Eka itu. Ya, rumah Eka terletak di Pasar Minggu III, Lingkungan IV, Kelurahan Terjun, Kecamatan medan Marelan Sumut.

Begitu tiba dan menemukan lubang kecil, warga pun langsung mengintip apa yang terjadi di kamar Eka. Seperti yang diduga!

Di kamar, Eka yang merupakan istri pelaut sedang asyik masyukkk dengan seorang oknum polisi Bripka MD. Saking asyiknya, keduanya tak lagi berbusana.

Saat itu juga emosi warga memuncak. Mereka pun masuk ke rumah diam-diam. Brak… Pintu kamar didobrak.

Bripka MD dan Eka sama-sama menoleh ke sumber suara.

Bak tersambar petir di siang bolong, mereka kaget tak karuan mengetahui banyak mata melotot ke arah meraka. Padahal saat itu posisinya sedang enak. Saking kagetnya mereka hanya bisa melongo mematung beberapa detik.

Lalu... "Astaga!" seru pelan pasangan tersebut sambil belingsatan mencari barang apapun yang bisa dijadikan penutup tubuh.
Warga yang mengamuk pun berteriak. "Pakai baju dulu sana!" 

Setelah lengkap berpakaian, Bripka MD dan Eka diarak ke Mapolsek Medan Labuhan. “Bripka MD sudah diperiksa provos. Keduanya tidak kita tahan, karena suaminya yang harus membuat laporan. Kita tunggulah laporan suaminya yang masih melaut,” ujar Kapolsek Medan Labuhan Kompol Boy J Situmorang, Kamis (3/9) seperti dilansir pojoksatu (JPNN Group).

Tetangga Eka mengatakan, pasangan selingkuh itu sudah beberapa kali berhubungan intim. Setiap kali suami Eka pergi melaut untuk mencari nafkah, Bripka MD selalu datang bermalam dan baru pulang menjelang pagi.

“Setiap kali suaminya pergi melaut, pasti si lelakinya datang. Bahkan, menjelang subuh dia baru pulang dari rumah si Eka. Kami geram, si Eka itu pendatang tapi mengotori kampung kami. Katanya si polisi itu mantan pacarnya,” ujar tetangga Eka. (one/mas)

http://www.jpnn.com/read/2015/09/04/...lisi,--Enak...

Oknum Polisi Dayung Isteri Nelayan di Ranjang

Spoiler for Versi Poskokotanews

MEDAN (Pos Kota)- Disaat suami selingkuhannya mendayung sampan di laut, kesempatan itu dimanfaatkan oknum polisi untuk mendayung isteri nelayan di atas ranjang.

Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Boy J Situmorang, kepada wartawan Kamis (3/9) mengatakan pasangan selingkuh ini digrebek warga dalam keadaan bugil di atas ranjang.

“Bripka MD sudah diperiksa provos. Keduanya tidak kita tahan, karena suaminya yang harus membuat laporan. Kita tunggulah laporan suaminya yang masih melaut,” katanya.

Kejadian kemarin dinihari. Warga merasa curiga melihat Bripka MD,32, anggota Polsek Mandrehe Nias, ini sering datang ke rumah Eka,30, di Kelurahan Terjun, Medan Marelan.

Ironisnya, tak cuma menginap, pasangan bukan suami isteri ini berduaan hingga menjelang subuh. Apalagi, sang suami tidak berada di rumah. Kesempatan ini dipergunakan mereka untuk memadu kasih.

Akhirnya, warga mengatur rencana untuk melakukan penggrebekan. Keduanya tak berkutik, saat belasan warga didampingi kepala lingkungan menggrebek rumah tersebut.

Keduanya ditemukan warga dalam keadaan bugil dan langsung diarak warga ke kantor polisi.

“Keduanya tak mengira warga datang dan panik sambil menutup tubuh mereka dengan selimut,”kata Anto, satu warga.

Namun, keduanya hanya diperiksa dan diberi arahan, tapi tak ditahan. (samosir)

0 komentar

Posting Komentar